Kamis, 25 September 2014

FILSAFAT MANUSIA

FILSAFAT MANUSIA
Hai Guys Again... hehehe
Jangan bosan - bosan ya kunjungin blok saya kalini yang akan saya post tentang "Filsafat Manusia" yaitu tentang kita sendiri yuik di baca...



FILSAFAT MANUSIA
Pengertian, Hakikat, Metode dan Tujuan

 v Apa itu filsafat? Perenungan kefilsafatan?
-          Filsafat : philein (mencintai); sophia (kebijaksanaan)
-          Filsafat sebagai perenungan dicirikan oleh:
o   Mengkaji segala hal secara kritis
o   Menggunakan metode dialektis
o   Berusaha mencapai realitas terdalam (arkhe)
o   Bertujuan menangkap tujuan ideal realitas
o   Mengetahui bagaimana harus hidup sebagai manus
-          Jadi…
o   Filsafat sebagai hasil perenungan
o   Filsafat sebagai kritik
o   Filsafat sebagai ilmu yang berusaha mencari kebenaran secara metodik, sistematis, rasional, runtut, radikal dan bertanggungjawab

 v  Philosophy is for those who are willing to be disturbed with a creative disturbance……Philosophy is for those who still have the capacity to WONDER….”
( Philosophy an introduction to the Art of Wondering by James L. Christian, prelude. )


 v Apa itu filsafat manusia?
      Bagian filsafat yang mengupas apa arti manusia/menyoroti hakikat atau esensi manusia
      Memikirkan tentang asal-usul kehidupan manusia (origin of human life), hakikat hidup manusia (the nature of human life), dan realitas eksistensi manusia
      Hasrat untuk tahu siapa dan apakah manusia.
      Maka, filsafat manusia menanyakan pertanyaan krusial tentang dirinya sendiri dan secara bertahap memberi jawaban bagi diri sendiri.

 v Istilah terkait filsafat manusia 
Dulu:
o   Psikologi filosofis
o   Psikologi rasional
Sekarang:
o   Filsafat manusia
o   Antropologi filofis
Mengapa istilah ini lebih tepat? Keutuhan/tak hanya mempelajari jiwa, tapi tubuh dan jiwa, roh dan daging (tubuh, jiwa, roh?)

 v Apa perlunya mempelajari filsafat manusia?
-          Manusia adalah makhluk yang mampu dan wajib (sampai tingkat tertentu) menyelidiki arti yang dalam dari “yang ada”
-          Manusia bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.
o   Boleh saja tidak harus tahu segala hal, tapi sekurang-kurangnya harus mengenal dan mengerti diri sendiri secara mendalam agar dapat mengatur diri dalam hidup ini.

 v  Sulitkah berfilsafat tentang manusia?
      Ya, karena seolah tak berguna atau tak mungkin
      Zaman sekarang banyak ilmu yang mengkaji manusia yang memperkaya dan memperdalam pengetahuan tentang manusia. Lalu, apa perlunya lagi filsafat manusia?
      Karena belum cukup!
      Para filsuf saling bertentangan, mungkin mereka juga salah.
      Karenanya, ingat tujuan filsafat di atas tadi

 v Jadi masih perlu dan masih mungkinkah berfilsafat manusia?
-          Masih
-          Pandangan yang bertentangan antar filsuf dapat diatasi dan diperdamaikan
-          “kesalahan” para filsuf dapat dikoreksi lagi
-           Sayang bukan bila tidak mendalami ajaran filosofis yang begitu mendalam dari para filsuf antara lain :
a.      Plato
b.      Aristoteles
c.       Merleau-Ponty
d.      Paul Ricoeur
e.      Martin Heidegger
f.        Soren Kierkegaard
g.      Emmanuel Levinas
h.      Gabriel Marcel
i.        Jacques Lacan
j.        Jacques Derrida dll
-          Konsepsi mereka begitu mendalam dan holistic

 v Jadi, relevankah filsafat manusia?
-          Ya, manusia itu dinamis, misteri dan paradoksal
-          Alasan:
a.      Dengan bertanya manusia mewujudkan hakikat kemanusiaannya
b.      Dengan mendalami manusia, manusia mengenal dirinya lebih baik
c.       Sebagai konsekuensi no.2 di atas, filsafat manusia mengantar manusia semakin bertanggung jawab terhadap dirinya dan sesama. Misalnya kata Karl Marx, Erich Fromm dan E. Levinas

 v  METODE FILSAFAT MANUSIA
-          Sebagai bagian dari filsafat, cara kerja filsafat manusia juga sama dengan filsafat pada umumnya
-          Yaitu: refleksi, analisa transendental dan sintesa
-          Juga: ekstensif, intensif dan kritis

 v Objek filsafat manusia
-          Objek material: manusia
-          Objek formal: esensi manusia, strukturnya yang fundamental
-          Struktur fundamental bukan fisik melainkan struktur metafisik yakni intisari, struktur dasar, bentuk terpenting manusia, dinamisme primordial manusia yang diketahui melalui daya pikir, bukan penginderaan.

 v Pertanyaan apa saja yang hendak dijawab?
-          Apakah manusia itu?
-          Siapakah manusia itu?
-          Apakah makna eksistensi manusia?
-          Apakah artinya manusia dan bagaimana masa depan manusia?

 v Dalam kehebohan tentang cloning
-         Apa artinya hidup yang manusiawi?
-         Apakah artinya pro-kreasi?
-         Apakah manusia boleh menciptakan manusia dengan teknologi paling mutakhir?
-         Apakah manusia boleh mengubah “kodratnya”?
-         Apakah tanggung jawab manusia?
-         Apakah manusia boleh dijadikan objek eksperimen?
-         Apa artinya “yang kodrati” itu?

 v Kata Max Scheler dan Heidegger
-          Tak ada zaman, seperti zaman sekarang di mana manusia menjadi pertanyaan bagi dirinya sendiri atau menjadi problematik bagi dirinya. Tak ada pula masa di mana di tengah kemajuan yang pesat mengenai manusia, manusialah paling kurang tahu tentang dirinya dan tentang identitasnya

 v Kata A. Heschel tentang filsafat manusia dalam “Who is man?” Stanford University Press, 1965
-         Tak ada zaman, seperti zaman sekarang di mana manusia menjadi pertanyaan bagi dirinya sendiri atau menjadi problematik bagi dirinya. Tak ada pula masa di mana di tengah kemajuan yang pesat mengenai manusia, manusialah paling kurang tahu tentang dirinya dan tentang identitasnya

v Dari mana datangnya pertanyaan mengenai manusia?
o   Kekaguman
o   Ketakjuban
o   Frustrasi
o   Delusi
o   Pengalaman negatif
-          “aku menjadi masalah besar bagi diriku” kata Augustinus yang sedih karena kematian temannya
-          “karena kita adalah manusia yang akan mati…kita tidak akan puas dengan perubahan formasi sosial melulu, tetapi kita ingin mengetahui persoalan pribadi” (Adam Schaft)
-          Refleksi filosofis tentang manusia dapat tumbuh dari pengalaman akan kehampaan, alienasi, rutinitas, dan absurditas  sebagaimana digambarkan oleh Albert Camus

 v Apa saja yang dibahas dalam filsafat manusia?

  ¡    Mencari kekhasan manusia
  ¡  Manusia sebagai “ada-di-dunia”
  ¡  Evolusi
  ¡  Antarsubyektivitas (sosialitas manusia)
  ¡  Manusia sebagai eksistensi bertubuh
  ¡  Transendensi
  ¡  Manusia sebagai roh
  ¡  Pengetahuan manusia
  ¡  Kebebasan
  ¡  Kesejarahan/historisitas
  ¡  kebudayaan, sains dan teknologi
  ¡  Dimensi antropologis dari pekerjaan
  ¡  Manusia sebagai pribadi/persona
  ¡  Kematian dan harapan


Sumber Oleh : Power Point yang telah diberikan oleh 
           

4 komentar:

  1. wah desainnya krratif sekali 88 yaa

    BalasHapus
  2. Lengkap dan jelas apa yg ingin di sampaikan, nilainya 90 yah :D

    BalasHapus
  3. rajinnya udah sampe bagian ini. isi materi blog kamu bagus :) 90 yaa

    BalasHapus
  4. bagus materinyaa, lengkap juga.. 88 yah buat kamu

    BalasHapus